Langkah 4: Susun Draf PRD Ringan
PRD (Product Requirements Document, Dokumen Kebutuhan Produk) hanyalah kumpulan keputusanmu dalam satu tempat. Ia punya kerangka yang bisa diprediksi — beberapa bagian yang sama setiap kalinya:
PRD
├─ Problem why this exists
├─ User who it's for
├─ Goal what it does, in one line
├─ In Scope what v1 includes
├─ Non-Goals what v1 skips
├─ User Stories as a __, I want __, so that __
├─ Data Model the fields you store
└─ Done When the acceptance test
Buat sekecil mungkin. Berikut adalah PRD pemula lengkap yang bisa kamu serahkan ke AI:
# Book Tracker — Mini PRD
## Problem
I read a lot but lose track of what I've finished and what I thought of it.
## User
Me (a single user). No accounts needed for v1.
## Goal
A simple web app to add books, track reading status, and rate finished ones.
## In Scope (v1)
- Add a book (title, author)
- Set status: To Read / Reading / Finished
- List all books, filterable by status
- Rate finished books 1–5 stars
## Non-Goals (v1)
- User accounts / login
- Social features, sharing, recommendations
- Importing from other services
- Mobile / native apps
## Tech (keep it simple)
- Single-page web app
- Local browser storage (no backend for v1)
## Done When
I can add a book, change its status, rate it, and see my list
persist after a page refresh.
Perhatikan baris "Done When" (Selesai Ketika). Itu adalah tes penerimaanmu — cara konkret untuk mengetahui bahwa kamu sudah merilis v1. Selalu sertakan satu. "Done When" yang baik adalah sesuatu yang bisa kamu lakukan secara fisik: klik di sini, ketik ini, muat ulang, lihat itu. Jika kondisi selesaimu terbaca seperti perasaan ("ketika sudah rapi," "ketika terasa bagus"), itu tidak akan pernah selesai, karena tidak ada yang bisa diperiksa. Buatlah itu seperti skrip yang bisa kamu serahkan ke orang asing.
Kamu tidak harus menulis PRD dengan tangan. Cara yang berguna adalah memberikan jawaban-jawabanmu dari langkah-langkah sebelumnya kembali ke AI dan membiarkannya menyusun draf, lalu kamu mengeditnya. Alasan mengedit alih-alih menerima mentah-mentah adalah kamu harus memahami dan menyetujui setiap barisnya — dokumen ini adalah sumber kebenaran yang akan terus kamu tempelkan kembali, jadi kesalahan di sini akan tersalin ke setiap sesi berikutnya.