Sepatah Kata Singkat Tentang yang Lainnya
Anda akan bertemu dengan bahasa-bahasa ini, dan kadang salah satunya justru pilihan yang tepat:
Akan membantu untuk membayangkan di mana masing-masing bahasa cenderung "tinggal". Perangkat lunak memiliki lapisan-lapisan — apa yang berjalan di peramban (), apa yang berjalan di server (), apa yang berjalan di ponsel (mobile) — dan sebagian besar bahasa memiliki kampung halamannya sendiri:
┌──────────────────── WHERE CODE RUNS ────────────────────┐
│ │
FRONTEND BACKEND MOBILE │
(browser) (server) (phone) │
│ │ │ │
┌────┴────┐ ┌──────┴──────┐ ┌─────┴─────┐ │
│ JS / TS │ │ JS / TS │ │ Swift │ iOS │
│ (the │ │ Python │ │ Kotlin │ Android│
│ only │ │ Go │ │ JS / TS │ (React │
│ real │ │ Rust │ │ │ Native)│
│ option) │ │ Java / C# │ └───────────┘ │
└─────────┘ │ PHP / Ruby │ │
└──────┬──────┘ │
│ │
┌────┴────┐ │
│ SQL │ ◀── the database, talked to │
│(database)│ from any backend above │
└─────────┘ │
└──────────────────────────────────────────────────────────┘
- Java / C#: kuda beban (workhorses) dari perusahaan-perusahaan besar. Matang, stabil, sangat lengkap perkakasnya, dan ideal untuk backend korporat besar serta Android (Java/Kotlin) atau ekosistem Windows/.NET (C#). AI menangani keduanya dengan baik. Sebagai vibe coder tunggal, Anda jarang benar-benar membutuhkannya kecuali Anda bekerja di dalam sebuah stack enterprise yang sudah ada atau membangun secara khusus untuk Android/Windows.
- Swift / Kotlin: bahasa native untuk aplikasi iOS (Swift) dan Android (Kotlin). Jika Anda merilis sebuah aplikasi mobile sungguhan ke App Store atau Play Store, Anda kemungkinan besar akan menyentuh keduanya. Dukungan AI cukup solid tapi lebih lemah dibanding untuk bahasa-bahasa web, dan pengembangan mobile membawa gesekan ekstra (perangkat, aturan app store, perkakas build).
- PHP / Ruby: generasi lama dari web, dan diam-diam masih menjalankan sebagian besar bagian dari web itu. PHP menggerakkan WordPress dan karenanya sebagian besar dari semua situs web; Ruby on Rails tetap menjadi cara yang cepat dan berpendirian kuat (opinionated) untuk membangun sebuah aplikasi berbasis . Keduanya punya banyak data pelatihan, jadi AI menanganinya dengan baik — tapi jarang menjadi hal pertama yang diraih pendatang baru saat ini, dan Anda biasanya memilihnya karena Anda bekerja pada basis kode yang sudah ada, bukan memulai dari nol.
- (Structured Query Language): bukan bahasa serba guna (general-purpose), tapi Anda akan menemuinya begitu aplikasi Anda menyimpan data. Anggaplah ia sebagai bahasa yang Anda pakai untuk bertanya kepada sebuah database — "berikan saya setiap pengguna yang mendaftar minggu ini." SQL adalah untuk mengkueri database. Anda tidak memilih SQL sebagai pengganti bahasa lain — ia hidup berdampingan dengan apa pun yang Anda pilih. Kabar baiknya: AI sangat unggul dalam menulis SQL, jadi Anda bisa menggambarkan data apa yang Anda inginkan dengan kata-kata biasa dan biarkan ia menghasilkan kuerinya.