Bentuk sebuah proyek
Buka sebuah proyek yang khas dan daftar foldernya bisa terasa seperti kekacauan. Padahal tidak — sebagian besar proyek mengikuti pola yang bisa dikenali. Berikut aplikasi web yang disederhanakan:
my-app/
├── package.json # dependencies + run commands (above)
├── package-lock.json # the lockfile — exact versions
├── .env # local secrets/config — NOT shared
├── .gitignore # files Git should ignore (like .env)
├── README.md # what this project is, how to run it
├── public/ # static files served as-is (images, icons)
└── src/ # your actual code lives here
├── components/ # reusable frontend pieces (a button, a card)
├── pages/ (or app/) # the screens/routes users navigate to
├── lib/ # shared helpers and backend logic
└── styles/ # CSS
Kamu tidak perlu menghafal ini — cukup mengenalinya, supaya ketika AI berkata "aku akan menambahkan ini ke src/lib," kamu tahu kira-kira di mana itu dan kenapa. Beberapa konvensi penting yang menopang semuanya:
src/menyimpan kode yang kamu tulis. Kekacauan di level teratas kebanyakan adalah konfigurasi.- File konfigurasi di root (
package.json, file-file titik/dotfiles) mengonfigurasi alat-alatnya, bukan perilaku aplikasimu. .gitignoremendaftar file-file yang tidak boleh disimpan ke dalam kontrol versi —.envmilikmu ada di sini, dan itu tepatnya bagaimana rahasia tetap terjauhkan dari repositori bersama.